Gratis untuk Jessica, Berapa Tarif Otto Saat Tangani Setnov? - News Liputan6.com

6:54:00 PM

Otto tidak serta-merta menerima tawaran Fredrich Yunadi untuk menjadi pengacara Setya Novanto. Dia terlebih dulu meminta waktu untuk berpikir dan berbicara dengan keluarganya. Apalagi ini kasus besar.

"Kita di keluarga itu, rapat juga. Kan, saya minta dulu waktu sehari, ya biasalah di keluarga kan biasa pro-kontra, tapi akhirnya (menghasilkan keputusan) bulat," tutur Otto.

Sempat ada penolakan dari keluarga, sebelum akhirnya semua sepakat satu suara. Ada sejumlah alasan yang membuat Otto bersedia menjadi pengacara Setnov di kasus dugaan korupsi e-KTP ini.

Melihat kondisi masyarakat saat ini, Otto menilai perlu dirinya terlibat dalam kasus hukum dugaan korupsi e-KTP. Selain memberikan pendampingan hukum kepada Setnov, dia juga ingin penanganan perkara tersebut sebagai media edukasi masyarakat.

"Karena saya melihat ada ketidakpahaman masyarakat antara peranan lawyer dengan kliennya. Jadi, selama ini saya lihat bahwa masyarakat mengidentikkan lawyer dengan kliennya, padahal kan tidak sama," kata dia.

Dalam kesempatan ini, Otto menegaskan bahwa dirinya tidak membela Setnov sebagai pribadi, tapi dia membela kepentingan hukum Setnov.

"Kalau saya membela Setya Novanto, saya tidak bisa objektif. Sama kayak saya membela teman, akan membela mati-matian. Tapi kalau kita membela kepentingan hukum, ya itu pasti objektif. Itulah yang harus dikesampingkan. Bagaimana caranya, ya tentu tidak mudah," ucap Otto.

Otto berharap keterlibatannya dalam perkara ini dapat mengedukasi masyarakat. Sebab, masyarakat saat ini dianggap terlalu jauh menghakimi Setnov, padahal belum dibuktikan bersalah di pengadilan.

"Saya ingin mengajak masyarakat agar tetap berpegang teguh pada azas praduga tak bersalah. Caranya bagaimana, ya seandainya itu saudara kita, apakah kita mau diperlakukan seperti itu. Soal dituduh melakukan korupsi ya mari kita lihat, kalau itu bener ya silakan dihukum. Tapi ini kan belum tentu," Otto menandaskan.

Saksikan vidio pilihan di bawah ini:



from sidang kopi sianida - Google News http://ift.tt/2mLwpPz
via IFTTT

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »