Menengok Kembali Wabah Mematikan Akibat Virus Nipah di Malaysia - Health Liputan6.com

11:56:00 PM

Liputan6.com, Jakarta Wabah virus nipah (NiV) pertama kali ditemukan terjadi di Kampung Sungai Nipah, Malaysia, pada September 1998 sampai Mei 1999. Tercatat 265 kasus manusia yang terjangkit dengan virus nipah dengan 105 kasus kematian.

Farida Camallia Zenal dari National Technical Advisor Surveillance, FAO ECTAD Indonesia memaparkan soal wabah virus nipah di Malaysia.

"Virus nipah awalnya tidak ditemukan pada manusia. Setelah diselidiki lebih lanjut, virus nipah juga tidak ada pada babi. Hal itu sempat menjadi pertanyaan, virus nipah masuk tubuh manusia setelah makan daging babi," kata Farida dalam acara "Workshop Journalist Protecting Lives dan Livelihoods" di Hotel Salak The Heritage, Bogor, Jawa Barat, ditulis Senin (12/3/2018).

Dari data Centers for Disease Control and Prevention, infeksi virus nipah dikaitkan dengan ensefalitis (radang otak). Masa inkubasi selama 5 sampai 14 hari. Gejala yang dialami berupa demam selama 3 sampai 14 hari dan sakit kepala.

Gejala nipah diikuti rasa kantuk, disorientasi (gangguan orientasi, seperti tidak tahu-menahu tentang jam, hari, bulan dan tahun), dan mental yang kacau. Jika tidak ditangani lebih lanjut, pasien bisa koma dalam waktu 24-48 jam.

Beberapa pasien yang terkena virus nipah juga menderita penyakit pernapasan akibat infeksi. Setengah pasien menunjukkan gangguan neurologis (penyakit saraf) parah juga menderita penyakit paru-paru.

Simak video menarik berikut ini:

Korea Selatan mengantisipasi wabah virus zika yang sedang merebak di Brazil.



from virus zika - Google News http://ift.tt/2FB8Guj

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »