Wabah Zika di Malaysia belum berlalu - Pikiran Rakyat

4:40:00 AM

KUALA LUMPUR, (PR).- Penyebaran wabah virus zika di dunia masih belum sepenuhnya tertangani. Jumlah pengidap virus menyebabkan janin cacat tersebut terus bertambah.

Dalam perkembangan terbaru, seperti dilaporkan Reuters, Minggu 18 Desember 2016, pemerintah Malaysia mengkonfirmasi adanya delapan kasus infeksi virus zika di negaranya. Pasien kedelapan pengidap virus zikka tersebut diidentifikasisebagai seorang pria berusia 67 tahun yang gejala awalnya telah terdeteksi sejak akhir November 2016 lalu.

Pada akhir November lalu itu, otoritas Malaysia tak bisa langsung mengkonfirmasi bahwa sang pria lansia tersebut adalah pengidap virus zika kedelapan di negeri jiran. Pasalnya, butuh waktu bagi otoritas kesehatan untuk memastikan bahwa penyakit yang diderita sang lansia adalah terkait dengan infeksi virus zika.

Oleh karena itu, setelah lebih dari dua pekan memonitor kesehatan terduga pengidap virus zika tersebut, otoritas Malaysia pun mengumumkan bahwa sang lansia positif mengidap zika. Ini membuat jumlah warga Malaysia yang terkena zika bertambah menjadi delapan orang.

Otoritas Kemenkes Malaysia melalui laman resminya mengungkapkan bahwa pria lansia tersebut sempat mengunjungi Selangor. Namun, otoritas tak menjelaskan bagaimana pria berusia 67 tahun tersebut terkena virus zika. Apakan dia tertular di Malaysia atau di luar negeri, hal ini, seperti dilaporkan Reuters, masih misteri.

"Pria lansia tersebut sempat berada di Kuala Lumpur, tepatnya di Selangor Utara pada 14 November hingga 28 November.," kata Dirjen Kemenkes Malaysia, Noor Hisham Abdullah, yang tak menjelaskan apakah pria lansir tersebut berasal dari Selangor.

Masih kata Abdullah, keluarga pria lansia tersebut sudah diinterograsi dan juga dicek kesehatannya untuk mencegah penularan lebih lanjut. "Semua anggota keluarga dia sudah kami tanyai dan juga kami perintahkan untuk melakukan tes darah dan urine setelah pria lansia tersebut dinyatakan positif terkena zika," ujar Noor Hisham menambahkan.

Kasus zika pertama di Malaysia diumumkan pada awal September lalu. Ini artinya, dalam waktu hampir tiga bulan, jumlah pasien zika di Malaysia meningkat signifikan menjadi delapan orang.

Pada kasus zika pertama, pengidapnya adalah seorang wanita yang telah mengunjungi Singapura pada 19 Agustus 2016. Wanita tersebut dinyatakan positif terkena virus zika setelah melakukan tes urine sepekan sejak kembali dari Singapura.

Singapura sendiri menjadi negara pertama di ASEAN yang terkena wabah zika. Dalam hal ini, kasus zika di Singapura telah terkonfrimasi sejak Mei 2016 lalu. Namun saat itu tak dipublikasikan kepada publik dan media. Dunia baru mengetahui merebaknya kasus zika di Singapura pada Agustus 2016 lalu.

Namun, otoritas Singapura menjelaskan bahwa kasus pertama zika yang terjadi di negaranya pada Mei 2016 lalu, virusnya ditularkan dari Brasil. Pasalnya, sang pengidap yang diidentifikasi sebagai pria berusia 48 tahun baru saja berpergian ke negeri Samba tersebut​.***



from virus zika - Google News http://ift.tt/2hX3PY8

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »