Laporan Wartawan TribunStyle.com, Triroessita Intan Pertiwi
TRIBUNSTYLE.COM - Guys, virus zika yang merebak di dunia semakin diteliti lebih dalam.
Berbagai ahli melakukan studi tentang kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dari virus ini.
Di Amerika, sebuah penelitian yang dilakukan kepada tikus berjenis kelamin laki-laki menunjukkan terjadinya penurunan reproduksi.
Ditemukan alat reproduksi para tikus menyusut.
Selain itu jumlah hormon yang dihasilkan menurun.
Sejauh ini, temuan hanya dilakukan pada tikus.
Namun hasilnya cukup mengkhawatirkan jika terimplikasi ke masyarakat, kata Dr Michael Diamond of Washington University.
Banyak upaya global untuk memerangi Zika telah dilakukan.
Beberapa diantaranya melindungi ibu hamil dari infeksi karena implikasi serius bagi anak-anak mereka yang belum lahir.
Infeksi zika sendiri telah terbukti menyebabkan microcephaly, cacat lahir parah di mana kepala dan otak mengecil, serta kelainan otak lainnya pada wanita hamil .
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa Zika dapat tetap di dalam air mani selama enam bulan.
"Ini adalah satu-satunya virus yang saya tahu yang menyebabkan gejala berat seperti infertilitas," tambah Dr Kelle Moley, seorang spesialis kesuburan di George Washington University.
Hingga saat ini belum ada vaksin atau pengobatan untuk mengatasi virus ini.
from virus zika - Google News http://ift.tt/2e1WGnT
EmoticonEmoticon