Senjata Ampuh dalam Memerangi Virus Zika - Tribunnews

1:44:00 AM

Riset internasional yang dipimpin Monash University di Kolombia dan Brasil akan diperpanjang menyusul diumumkannya pendanaan sebesar 18 juta dollar AS dalam memerangi Zika dan virus nyamuk lainnya di Amerika Latin.

Eliminate Dengue Program yang dipimpin dari Monash University sebagai bagian dari Institute of Vector-Borne Disease telah berhasil memanfaatkan bakteri alamiah bernama Wolbachia dalam mengurangi kemampuan nyamuk menularkan virus berbahay bagi manusia seperti dengue, chikungunya dan zika.

Hal ini mendorong meningkatnya minat terhadap proyek riset tersebut serta penggunaan Wolbachia sebagai upaya nasional dan internasional memberantas Zika di Brasil.

Pendanaan dari Pemerintah Amerika Serikat dan Inggris, Wellcome serta  Bill & Melinda Gates Foundation akan digunakan untuk meningkatkan metode inovatif pengendalian nyamuk dengan menggunakan bakteri Wolbachia yang muncul secara alamiah.

“Penelitian bertahun-tahun menunjukkan bahwa menyebarkan Wolbachia ke spesies nyamuk membuat nyamuk-nyamuk itu tak bisa menularkan virus,” kata Pemimpin Eliminate Dengue Program Professor Scott O’Neill.

“Kami sangat berterima kasih pada mitra pendanaan yang memungkinkan kami memperluas riset ini ke dua wilayah perkotaan yang rentan terhadap penularan penyakit akibat nyamuk.

“Gates Foundation dan Wellcome telah mendukung kegiatan kami sejak tahun 2005 dan komitmen mereka bersama dukungan dari donor baru serta pemerintah setempat, sangat berarti bagi kami untuk bisa meningkatkan ujicoba skala kecil menjadi penerapan berskala perkotaan serta mengurangi penyebaran virus penyakit yang dibawa oleh nyamuk,” katanya.

Pendanaan tersebut akan membiayai penyebaran Wolbachia dalam skala luas di Amerika Latin yang dimulai awal 2017. Cakupan Wolbachia akan mencakup Bello serta wilayah lain di Antipquia dan berbagai penjuru Kota Rio de Janeiro.

Proyek riset di Rio de Janeiro ini merupakan bagian dari kemitraan dengan Oswaldo Cruz Foundation (Fiocruz) Brasil, yang telah menerima tambahan dana 3,7 juta dollar AS dari Kementerian Kesehatan Brasil, serta kontribusi barang dan jasa yang berlanjut dari pemerintah daerah di Brasil.

Artikel Ini diproduksi oleh Monash University.



from virus zika - Google News http://ift.tt/2eSmaQR

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »