New York - Para pejabat tinggi kesehatan AS mengatakan pada Senin (3/10) bahwa penundaan panjang Kongres untuk menyetujui dana pemberantasan virus Zika berisiko besar dalam menghadapi apa yang mereka sebut dengan ancaman kesehatan publik yang serius.
Mereka mengatakan bahwa dana sebesar US$ 1,1 miliar yang baru disetujui melawan Zika akan digunakan untuk memperluas program pengendalian nyamuk, mempercepat pengembangan vaksin dan memulai studi terkait dampaknya terhadap bayi dan anak-anak yang lahir dari ibu yang mengidap Zika saat kehamilan.
Presiden Barack Obama pada Februari meminta dana darurat untuk Zika sebesar US$ 1,9 miliar. Setelah adanya perseteruan politik selama berbulan-bulan, Kongres pada minggu lalu akhirnya menyetujui sedikit lebih dari setengah dana yang diminta untuk memerangi virus itu.
"Karena kami harus menunggu selama tujuh bulan, kami belum dapat memulai beberapa studi yang penting untuk lebih memahami dampak Zika, untuk membentuk uji coba pemeriksaan yang lebih baik, untuk meningkatkan usaha kami dalam mengendalikan nyamuk," ujar Dr. Tom Frieden, kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, menambahkan bahwa sejumlah usaha pengembangan vaksin juga mengalami penundaan.
Para pejabat dinas kesehatan dalam sebuah jumpa pers juga mengatakan bahwa dana yang telah mereka arahkan dari sejumlah usaha lainnya, seperti dana riset Ebola dan kanker,tidak mereka perkirakan untuk dapat kembali.
"Terdapat ganjaran terhadap perlindungan warga Amerika dari dolar-dolar yang diarahkan ulang," ujar Frieden.
Menteri Kesehatan dan Kemanusiaan Sylvia Burwell menjanjikan bahwa dana yang baru itu akan dialokasikan dengan cepat. Namun dia mengatakan waktu dan tenaga yang penting itu dihabiskan untuk mendapatkan dana itu alih-alih digunakan untuk menggunakan dana tersebut.
"Dana itu akan memberikan hasil jika kami menerimanya pada saat kami memintanya," Burwell mengatakan.
Ketika ditanya mengenai contoh apa yang tidak akan diberi dana atau apa yang akan kekurangan dana dikarenakan Kongres tidak menyetujui US$ 800 juta dari jumlah awal yang diajukan, Burwell menunjuk Puerto Rico.
Dia mengatakan bahwa dana sebesar US$ 141 juta akan dialokasikan untuk Puerto Rico dan sejumlah wilayah AS lainnya dari US$ 271 juta yang diminta.
Terdapat lebih dari 25.000 kasus virus yang disebabkan oleh nyamuk itu di AS dan wilayah-wilayahnya, termasuk lebih dari 2.300 di antaranya melibatkan wanita hamil. Sebagian besar kasus itu terjadi di Puerto Rico, namun terdapat sebuah wabah aktif di Miami.
Virus itu, yang juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual dengan mereka yang mengidapnya, telah dikaitkan dengan sejumlah kecacatan lahir, seperti mikrosepalus dan sejumlah gangguan otak lainnya.
/ERH
ANTARA
from virus zika - Google News http://ift.tt/2dHjQR6
EmoticonEmoticon